kayu-kayu padat itu di makan api,

hingga di jadikan abu yang lembut,

karang2 keras yang tak bergerak karena terjangan badai

di kikis hingga berlubang di terpa ombak,
waktu memberi harapan pada yang ingin berusaha,

tapi tidak untuk cebol,

yang menginginkan kesempatan untuk bersanding dengan dewi bermata bulat,

cintanya bak ujung jemari,

yang membelai angin,

takan pernah teraih,

takan pernah terjadi sampai waktu kan mempertemukan dia dengan sang pencipta…….

Iklan