Latest Entries »

Ingatanku

Wajahmu menggambarkan pemandangan dimalam hari,,

dengan sinar bintang terlihat dimatamu,,

tatapan matamu membuatku melayang,,

senyumanmu begitu indah,,

membuat aku bahagia denganmu,,

wajahmu membuat aku rindu denganmu setiap hari,,

ketika aku senang ataupun sedih..

Letih

Letih.. Kuberdiri dibawah terik matahari

semenjak engkau melangkah menjauh pergi

hingga hati ini mulai rapuh

masih… tak kutemui engkau kembali

Letih… Hanya saja raga ini belumlah mati

hingga jiwa terus saja meminta tuk menunggumu

disini kuterus menanti dengan hati yang rapuh

sampai larut penantian menjadi bagian dari takdir

Disini… Diatas pusara,,

kusiapkan segenggam do’a,,

untuk kakek yang pernah berjuang

merebut kemerdekaan,,

dengan tumpahan darah dan air mata,,

dengan tangan yang tak pernah menerima balas jasa,,

Tapi…..

sekarang engkau telah tiada,,

meninggalkan semua yang membutuhkan engkau,,

semoga engkau bahagia dialam sana,,

sekarang kami telah menikmati perjuangnmu,,

terima kasih kakek..

entah sampai kapan menjaga hati seutuhnya kasih sayangku meski dia bukan milikku,

aku bahgaia meski aku tak sempurna seperti yang dia minta

aku tetap bertahan dimanapun aku menatap dunia yang terbayang hanya senyuman indahmu

bahkan saat aku tak dapat merasakan hangat senyumanmu

selamanya aku menunggu hingga kau menyadari cintaku

I Love U 🙂

entah mengapa ..

stiap detik aku selalu teringat wajahmu ..

stiap aku merenung teringat namamu ..

entah mengapa ini bisa terjadi padaku ..

tak bisa aku tahan gejolak rasa rindu ini ..

tak bisa kutahan mendengar suara mu ..

tak bisa kutahan ingin berjumpa dengan mu ..

tak bisa aku, karena namamu terukir di hatiku ..

kayu-kayu padat itu di makan api,

hingga di jadikan abu yang lembut,

karang2 keras yang tak bergerak karena terjangan badai

di kikis hingga berlubang di terpa ombak,
waktu memberi harapan pada yang ingin berusaha,

tapi tidak untuk cebol,

yang menginginkan kesempatan untuk bersanding dengan dewi bermata bulat,

cintanya bak ujung jemari,

yang membelai angin,

takan pernah teraih,

takan pernah terjadi sampai waktu kan mempertemukan dia dengan sang pencipta…….

sudah beberapa kali aku merasakan ini
tapi ini rasa yg kedua kalinya
aku MATI rasa karena kamu
aku tak tau harus bagaimana
jika keinginanmu seperti itu
maka aku tak boleh memaksa

MATI rasa ini di dalam hatiku
janganlah kamu berjumpa lagi dengan ku
karena aku tak mau lagi bertemu kau
ku tak sanggup mengahadapi ini
tapi aku ikhlas dengan keadaan ini
ku ingin kau jauh dariku
dan kuharap kita tak pernah berjumpa lagi
hati ini sudah tak kuat menahan rasa sakit ini

HATI ku sekarang sudah MATI
karena Kau

tibalah saatnya ku tak lagi bersamamu..
ku akan meresapi luka bekas di benakku…
akan kau tau sebenarnya?
di dalam benakku kau terindah bagiku…
dan,kau adalah setengah bagian hidupku…
tapi…..
ku tak bisa mengungkapkannya langsung dengan……
ya,tuhan!
semoga kau mendengar isi hatiku
untuk itu ku mohon kepada mu
mudah-mudah dia bahagia dengan
orang lain yang lebih pantas
dari pada aku…..

dalam kesendirian malam…
ku terpaku meratapi nasib cinta ku yg kandas
ku termenung…
mengapa semua ini harus berlalu bagai angin…
rembulan malam menjadi saksi..
begitu banyak butir tetes air mata…
membasahi pipi ni…
ku tak mengerti…
mengapa semua ini harus terjadi..
dia yang ku sayang
ku cinta dengan sepenuh hati ku..
tapi mengapa dia pergi meninggalkan ku
demi pria lain…
terkadang ingin ku teriak sekuat-kuatnya
agar dia tau betapa terlukanya hati ku..
dia mencintai ku dan dirinya…

kamu, begitu sempurna di mataku
kamu, penyemangat hidupku
kamu, bagian dari organ tubuhku
kamu, jantung hatiku
kamu, malaikatku
aku, manusia biasa
aku, banyak dosa
aku, tak sempurna
aku, manusia bodoh
kini semua tentang mu hanya kenangan
kini semua tak berangan
ingin aku mengejarmu
ingin aku pertahankan mu
aku sayang kam,,.